Pengikut

Kamis, 09 Agustus 2012

Nuzulul Quran


Malam Peringatan Nuzulul Quran 1433 H.
Masjid al-Amanah Sandik Bawak Kec. Batu Layar Lombok Barat

Al-hamdulillaahi Robill'aalamiin sudah sepatutnya kita ucapkan sesering mungkin sebagai salah satu cara menyampaikan rasa syukur kita kehadirat Allah swt. atas segala rahmat dan karunianya yang diberikan atas kita semua. Sholawat serta salam tidak lupa pula untuk kita slalu haturkan ke haribaan Nabi Besar Muhammad saw, dan juga untuk para keluarga dan sahabatnya ats segala pengorbanan yang diemban sehingga Islam sampai kepada kita. Terima kasih yang sebesar-besarnya tidak lupa juga kami sampaikan kepada semua rekan-rekan Remaja/Remaji masjid al-Amanah Sandik Bawak atas segala partisipasinya dalam Acara Malam Peringatan Nuzulul Quran 1433 H., begitu juga kepada semua Masyarakat yang mendukung.


Uraian Hikmah Peringatan Nuzulul Quran
Oleh : Ust. H. Mahsun S.Pd,I

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Puji syukur ke hadirat Allah swt atas taufik dan hidayahnya sehingga kita masih dapat menjalankan Ibadah Puasa Romadhon dan melaksanakan Qiamurromadhon pada malamnya. Semoga semuanya diterima Allah swt. dan mudah-mudahan sisa puasa yang tinggal 9-10 hari lagi kita masih diberi kekuatan dalam melaksanakannya.
Sholawat serta salam atas Nabi Muhammad saw dan juga kepada keluarga dan sahabat   atas segala bentuk perjuangannya.

Bulan Romadhon merupakan bulan yang sangat mulia karena ada 3 hal yang ada pada bulan Romadhon yang merajai disamping banyak hal-hal yang lain, jika dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain dalam Islam.

Pertama : di Bulan Romadhon terdapat Puasa Fardhu. Yaitu yang disebut  Puasa Romadhon yang merupakan perintah langsung Allah swt. kepada semua kaum mu'min yang sudah balik dan berakal. Puasa Romadhon merupakan ibadah yang sangat mulia, dimana salah satu faedahnya adalah nanti ia akan jadi Junnah (perisai) dari ganansnya Api Neraka seperti benteng pada peperangan. Seperti halnya perisai ada perisai berupa pakaian besi tahan gores dari senjata tajam , begitu juga dengan perisai Puasa Romadhon, ia akan melindungi pemakainya dengan baik selama perisai puasa itu tidak bolong/robek oleh ucapan-ucapan kotor seperti ghibah dan mencaci.
Kedua : di Bulan Romadhon ada malam yang dinamai Lailatul Qodr yang ada pada sepuluh malam terakhir Romadhon  dimana nilai ibadah padanya lebih baik dari ibadah seribu bulanatau 83 tahun 4 bulan. Oleh sebab itu kita sangat dianjurka untuk memfokuskan diri untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Romadhon. Tetapi kebanyakan pada saat-saat inilah orang-orang banyak menyibukkan dirinya untuk berbelanja pakaian untuk persiapan hari lebaran.
Maka amatlah rugi kalau kita tidak mengisinya dengan ibadah seperti ruginya orang yang tidak beribadah selama 83 tahun 4 bulan. Ulama menganjurkan: kalau kita tidak kuat (uzur) menghidupkannya setiap malam maka, pilihlah malam-malam ganjilnya. Menurut Imam al-Ghozali pengarang kitab Ihya Ulumuddin, kalau Rhomadhon dimulai hari Jum'at maka gholibnya Lailatul Qodr turun pada malam yang ke-27, dan jika dimulai dari hari Sabtu maka ia turun pada malam yang ke-23 Romadhon. Tapi alangkah baiknya jika semua malam-malam Romadhon tetap kita isi dengan memperbanya ibadah karena kapan turunnya Lailatul Qodr adalah rahasia Allah dan Allah lah yang lebih tahu kapan malam ganjilnya.
Sebagai saran/tips kita perlu meneliti hal-hal apa saja yang sekiranya membuat kita malas beribadah sehingga hal-hal tersebut bisa kita kurang. Misalnya kalau siang harinya kita terlalu lelah bekerja maka pada sepuluh hari terakhir kurangilah, agar malamnya kita dapat beribadah dalam keadaan bugar. Begitu juga pada saat berbuka untuk tidak berbuka secara berlebihan agar tidak terlalu ngantuk saat beribadah, dan sebagainya.
Ketiga : Bulan Romadhon merupakan bulan tempat diturunkannya al-Quran.  Ada empat kewajiban yang harus dipenuhi atas al-Quran, kalau tidak maka kita berhutang padanya. Perlu kita ketahui bahwa nanti al-Quran bisa menjadi pembela dan bisa juga sebagai musuh di akhirat.

Kewajiban Pertama : Membaca al-Quran dengan bacaan yang benar.
Imam Asysyafi'i dalam kidab Kifayatul Akhyar mengatakan, Wajib membaca surat al-Fatihah dalm sholat  beserta semua huruf-hurufnya yang berjumlah 156 huruf dan semua tasydidnya yang ada pada 15 tempat. Kalau ada satu huruf/tasydid saja yang tidak terbaca maka tidak sah bacaannya dan tidak sah pula sholatnya.
oleh karena itu harus dibaca tartil baik di dalam maupun di luar sholat.
Al-Quran adalah kalimat Allah yang ditturunkan ke Nabi Muhammad saw dan membacanya adalah ibadah dan mendapat pahala. selain itu juga apabila engkau ingin berbicara dengan Allah maka bacalah al-Quran.
Membaca al-Quran dengan tartil akan mendatangkan kekhusyukan bagi yang membacanya dan al-Quran akan menjadi pembela di hari kiamat bagi orang yang sering membacanya. Imam al-Ghozali mengatakan, "Jadikanlah al-Quran itu seperti hatimu sehingga engkau butuh al-Quran layaknya engkau butuh akan hatimu. Rasulullah saw bersabda "Sesungguhnya Allah punya keluarga di bumi' kemudian ada sahabat yang bertanya ya Rasulalloh apakah Allah mempunyai keluarga di bumi? .Rasulullah menjawab /"ya, orang yang menjadi keluarga Allah di Bumi adalah orang yang sering membaca al-Quran. Selain itu siapa yang memuliakan orang yang embaca al-Quran maka Allah akan memuliakannya, lantas bagaimana dengan orang yang sering membacanya..?
Salah satu mukjizat al-Quran adalah orang tidak akan pernah bosan membacanya. ini berarti orang yang sering membaca al-Quran adalah orang yang telah memperoleh mukjizat al-Quran, dan sebaliknya.

Kewajiban Kedua : Mentadabbur kandungannya. Alhamdulillah sekarang Gubernur NTB telah mencanangkan untuk membumikan al-Quran sehingga di setiap waktu subuh di Masjid Attagwa Mataram melalui siaran RRI rutin digelar pengajian bertemakan al-Quran.

Kewajiban Ketiga : Mengamalkan isi yang terkandung dalam al-Quran, seperi hukum-hukum yang telah diterangkan di dalamnya. Kelak al-Quran akan menjadi pembela dan pembelaan al-Quran merupakan pembelaan yang diterima Allah swt. "Siapa yang menjadikan al-Quran di depannya sebagai imam maka al-Quran akan menuntunnya ke surga dan siapa yang menjadikannya di belakang (mengutamakan akal rasional) maka al-Quran akan menggiringnya ke neraka.   Allah berfirman "Barang Siapa yang berpaling dari az-Zikri maka dia di  akan memiliki kehidupan yang  sempit dan akan kami bangkitkan di hari kiamat dalam keadaan buta. Ia berkata ,'Wahai tuhanku mengapa Engkau bangkitkan kami dalam keadaan buta, padahal sebelumnya kami melihat.? Kemudian Dia berfirman 'Demikianlah ketika datang ayat-ayat Kami, kemudian engkau melupakannya dan demikian pula engkau pada hari ini dilupakan. (at-Thoha 124-126).
Kita bisa bayangkan di dunia saja kita masih kesulitan berjalan diatasnya ketika kita coba berjalan dengan mata tertutup padahal ia adalah tempat yang sering kita lalui. Lantas bagaimana dengan Alam akhirat yang asing dan belum pernah kita datangi.

Kewajiban Keempat : Menyebarkan dan mengajarkannya pada keluarga dan kerabat.
Firman Allah, "Hai orang-orang  yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang di perintahkan." (at-Tahrim 66:6)

Sekian tausiah yang bisa saya sampaikan, bukan berarti saya mengajari ibu/bapak yang hadir di sini tetapi sudah menjadi kebaikan untuk kita saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Terima kasih dan maaf jika ada yang tidak berkenan ..Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.


Dokumentasi





pembacaan Sholawat dan Fatihah-fatihah oleh Ust. H. Saefudin Z. QH. S.Pd.I
Sambutan Bapak Camat Batu Layar, Drs. H. Mujitahiddin

Uraian Hikmah Peringatan Nuzulul Quran, oleh Ust. H. Mahsun, S.Pd.I






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar