Pengikut

Kamis, 09 Agustus 2012

Nuzulul Quran


Malam Peringatan Nuzulul Quran 1433 H.
Masjid al-Amanah Sandik Bawak Kec. Batu Layar Lombok Barat

Al-hamdulillaahi Robill'aalamiin sudah sepatutnya kita ucapkan sesering mungkin sebagai salah satu cara menyampaikan rasa syukur kita kehadirat Allah swt. atas segala rahmat dan karunianya yang diberikan atas kita semua. Sholawat serta salam tidak lupa pula untuk kita slalu haturkan ke haribaan Nabi Besar Muhammad saw, dan juga untuk para keluarga dan sahabatnya ats segala pengorbanan yang diemban sehingga Islam sampai kepada kita. Terima kasih yang sebesar-besarnya tidak lupa juga kami sampaikan kepada semua rekan-rekan Remaja/Remaji masjid al-Amanah Sandik Bawak atas segala partisipasinya dalam Acara Malam Peringatan Nuzulul Quran 1433 H., begitu juga kepada semua Masyarakat yang mendukung.


Uraian Hikmah Peringatan Nuzulul Quran
Oleh : Ust. H. Mahsun S.Pd,I

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Puji syukur ke hadirat Allah swt atas taufik dan hidayahnya sehingga kita masih dapat menjalankan Ibadah Puasa Romadhon dan melaksanakan Qiamurromadhon pada malamnya. Semoga semuanya diterima Allah swt. dan mudah-mudahan sisa puasa yang tinggal 9-10 hari lagi kita masih diberi kekuatan dalam melaksanakannya.
Sholawat serta salam atas Nabi Muhammad saw dan juga kepada keluarga dan sahabat   atas segala bentuk perjuangannya.

Bulan Romadhon merupakan bulan yang sangat mulia karena ada 3 hal yang ada pada bulan Romadhon yang merajai disamping banyak hal-hal yang lain, jika dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain dalam Islam.

Pertama : di Bulan Romadhon terdapat Puasa Fardhu. Yaitu yang disebut  Puasa Romadhon yang merupakan perintah langsung Allah swt. kepada semua kaum mu'min yang sudah balik dan berakal. Puasa Romadhon merupakan ibadah yang sangat mulia, dimana salah satu faedahnya adalah nanti ia akan jadi Junnah (perisai) dari ganansnya Api Neraka seperti benteng pada peperangan. Seperti halnya perisai ada perisai berupa pakaian besi tahan gores dari senjata tajam , begitu juga dengan perisai Puasa Romadhon, ia akan melindungi pemakainya dengan baik selama perisai puasa itu tidak bolong/robek oleh ucapan-ucapan kotor seperti ghibah dan mencaci.
Kedua : di Bulan Romadhon ada malam yang dinamai Lailatul Qodr yang ada pada sepuluh malam terakhir Romadhon  dimana nilai ibadah padanya lebih baik dari ibadah seribu bulanatau 83 tahun 4 bulan. Oleh sebab itu kita sangat dianjurka untuk memfokuskan diri untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Romadhon. Tetapi kebanyakan pada saat-saat inilah orang-orang banyak menyibukkan dirinya untuk berbelanja pakaian untuk persiapan hari lebaran.
Maka amatlah rugi kalau kita tidak mengisinya dengan ibadah seperti ruginya orang yang tidak beribadah selama 83 tahun 4 bulan. Ulama menganjurkan: kalau kita tidak kuat (uzur) menghidupkannya setiap malam maka, pilihlah malam-malam ganjilnya. Menurut Imam al-Ghozali pengarang kitab Ihya Ulumuddin, kalau Rhomadhon dimulai hari Jum'at maka gholibnya Lailatul Qodr turun pada malam yang ke-27, dan jika dimulai dari hari Sabtu maka ia turun pada malam yang ke-23 Romadhon. Tapi alangkah baiknya jika semua malam-malam Romadhon tetap kita isi dengan memperbanya ibadah karena kapan turunnya Lailatul Qodr adalah rahasia Allah dan Allah lah yang lebih tahu kapan malam ganjilnya.
Sebagai saran/tips kita perlu meneliti hal-hal apa saja yang sekiranya membuat kita malas beribadah sehingga hal-hal tersebut bisa kita kurang. Misalnya kalau siang harinya kita terlalu lelah bekerja maka pada sepuluh hari terakhir kurangilah, agar malamnya kita dapat beribadah dalam keadaan bugar. Begitu juga pada saat berbuka untuk tidak berbuka secara berlebihan agar tidak terlalu ngantuk saat beribadah, dan sebagainya.
Ketiga : Bulan Romadhon merupakan bulan tempat diturunkannya al-Quran.  Ada empat kewajiban yang harus dipenuhi atas al-Quran, kalau tidak maka kita berhutang padanya. Perlu kita ketahui bahwa nanti al-Quran bisa menjadi pembela dan bisa juga sebagai musuh di akhirat.

Kewajiban Pertama : Membaca al-Quran dengan bacaan yang benar.
Imam Asysyafi'i dalam kidab Kifayatul Akhyar mengatakan, Wajib membaca surat al-Fatihah dalm sholat  beserta semua huruf-hurufnya yang berjumlah 156 huruf dan semua tasydidnya yang ada pada 15 tempat. Kalau ada satu huruf/tasydid saja yang tidak terbaca maka tidak sah bacaannya dan tidak sah pula sholatnya.
oleh karena itu harus dibaca tartil baik di dalam maupun di luar sholat.
Al-Quran adalah kalimat Allah yang ditturunkan ke Nabi Muhammad saw dan membacanya adalah ibadah dan mendapat pahala. selain itu juga apabila engkau ingin berbicara dengan Allah maka bacalah al-Quran.
Membaca al-Quran dengan tartil akan mendatangkan kekhusyukan bagi yang membacanya dan al-Quran akan menjadi pembela di hari kiamat bagi orang yang sering membacanya. Imam al-Ghozali mengatakan, "Jadikanlah al-Quran itu seperti hatimu sehingga engkau butuh al-Quran layaknya engkau butuh akan hatimu. Rasulullah saw bersabda "Sesungguhnya Allah punya keluarga di bumi' kemudian ada sahabat yang bertanya ya Rasulalloh apakah Allah mempunyai keluarga di bumi? .Rasulullah menjawab /"ya, orang yang menjadi keluarga Allah di Bumi adalah orang yang sering membaca al-Quran. Selain itu siapa yang memuliakan orang yang embaca al-Quran maka Allah akan memuliakannya, lantas bagaimana dengan orang yang sering membacanya..?
Salah satu mukjizat al-Quran adalah orang tidak akan pernah bosan membacanya. ini berarti orang yang sering membaca al-Quran adalah orang yang telah memperoleh mukjizat al-Quran, dan sebaliknya.

Kewajiban Kedua : Mentadabbur kandungannya. Alhamdulillah sekarang Gubernur NTB telah mencanangkan untuk membumikan al-Quran sehingga di setiap waktu subuh di Masjid Attagwa Mataram melalui siaran RRI rutin digelar pengajian bertemakan al-Quran.

Kewajiban Ketiga : Mengamalkan isi yang terkandung dalam al-Quran, seperi hukum-hukum yang telah diterangkan di dalamnya. Kelak al-Quran akan menjadi pembela dan pembelaan al-Quran merupakan pembelaan yang diterima Allah swt. "Siapa yang menjadikan al-Quran di depannya sebagai imam maka al-Quran akan menuntunnya ke surga dan siapa yang menjadikannya di belakang (mengutamakan akal rasional) maka al-Quran akan menggiringnya ke neraka.   Allah berfirman "Barang Siapa yang berpaling dari az-Zikri maka dia di  akan memiliki kehidupan yang  sempit dan akan kami bangkitkan di hari kiamat dalam keadaan buta. Ia berkata ,'Wahai tuhanku mengapa Engkau bangkitkan kami dalam keadaan buta, padahal sebelumnya kami melihat.? Kemudian Dia berfirman 'Demikianlah ketika datang ayat-ayat Kami, kemudian engkau melupakannya dan demikian pula engkau pada hari ini dilupakan. (at-Thoha 124-126).
Kita bisa bayangkan di dunia saja kita masih kesulitan berjalan diatasnya ketika kita coba berjalan dengan mata tertutup padahal ia adalah tempat yang sering kita lalui. Lantas bagaimana dengan Alam akhirat yang asing dan belum pernah kita datangi.

Kewajiban Keempat : Menyebarkan dan mengajarkannya pada keluarga dan kerabat.
Firman Allah, "Hai orang-orang  yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang di perintahkan." (at-Tahrim 66:6)

Sekian tausiah yang bisa saya sampaikan, bukan berarti saya mengajari ibu/bapak yang hadir di sini tetapi sudah menjadi kebaikan untuk kita saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Terima kasih dan maaf jika ada yang tidak berkenan ..Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.


Dokumentasi





pembacaan Sholawat dan Fatihah-fatihah oleh Ust. H. Saefudin Z. QH. S.Pd.I
Sambutan Bapak Camat Batu Layar, Drs. H. Mujitahiddin

Uraian Hikmah Peringatan Nuzulul Quran, oleh Ust. H. Mahsun, S.Pd.I






Senin, 12 September 2011

Vidi Aldiano

Vidi dengan Fans Berjilbabnya


     Duduk-duduk setelah sarapan pagi, sambil mencairkan makanan yang telah masuk ke perut, kuambil remot tv yang tak jauh dari jangkauanku untuk menonton berita di televisi. Setelah pindah-pindah saluran akhirnya di salah satu siaran saya melihat banyak remaja-remaja putri yang tampak serempak mengenakan jilbab dengan baju rapi sambil mendengarkan suara merdu seorang penyanyi cowok. Dialah Vidi Aldiano seorang penyanyi solo muda yang sedang naik daun dan banyak digandrungi para ABG saat ini.  Dan ternyata remaja-remaja berjilbab itu adalah adalah para fansnya.


     Dari keterangan pembawa acara tersebut, dikatakan bahwa Vidi sangat mengagumi wanita yang mengenakan jilbab dan suatu saat nanti dia ingin memiliki istri yang selalu mengenakan jilbab.  Jadinya dapat diketahui kenapa penggemarnya saat itu rata-rata memakai jilbab ketika menonton Vidi sedang menyanyi.  Alhamdulillah, tidak apalah untuk saat ini mereka memakai jilbab dengan alasan seperti itu, toh itu tetaplah suatu kemajuan dari pada tidak berjilbab sama sekali. Lagipula mereka terlihat lebih cantik dan lebih sedap dipandang dari pada mereka menonton konser dan sejenisnya dengan pakaian yang urak-urakan, dan saya yakin emosi merekapun akan lebih terkontrol.
     Andai saja artis-artis tersohor lainnya juga seperti Vidi, temtu akan lebih banyak lagi fans-fans berjilbab lainnya di Negeri ini, dan begitu juga dengan artis-artis perempuan lainnya yang selalu jadi kiblat mode muda-mudi saat ini, agar belajar sedikit demi sedikit untuk mengenakan jilbab.  amiin......


Selasa, 26 Juli 2011

Hadis Romadhon


Marhaban Ya Romadhon...

Alhamdulillah akhirnya sampai juga kita di hari-hari penghujung bulan Sya'ban yang berarti sebentar lagi Romadhon bulan yang mulia akan segera tiba. Sebagai umat Islam sudah sepatutnyalah kita bersyukur kepada Allah swt. yang telah mengabulkan do'a-do'a kita setahun yang lalu agar bisa bertemu kembali dengan bulan suci Romadhon, bulan penuh rahmat dan maghfirah bulan Romadon. Untuk itu lewat tulisan yang singkat ini saya ingin menyampaikan beberapa hadis yang berekaitan dengan bulan Romadhon semoga dengan ini  kita menjadi lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah di dalamnya dan agar kita lebih bisa berhati-hati untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengurangi bahkan dapat membatalkan pahala puasa Romadhon..

Abu Hurairah meriwayatkan sabda Nabi saw. "Siapa yang berpuasa pada bulan Romadhon dengan penuh keimanan dan keikhlasan, niscaya dosa-dosanya yang telah berlalu diampuni. Siapa yang beribadah pada malam lailatul Qadar dengan penuh iman dan ikhlas, dosa-dosanya yang telah berlalu akan diampuni." (HR Bukhari)
Abu Sa'id al-Khudri berkata, "Aku mendengar Nabi saw. bersabda, "Siapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, hanya karena mengharap ridha Allah semata, pasti Allah akan menjauhkan neraka dari wajahnya sejauh tujuh puluh tahun perjalanan." (HR Bukhari-Muslim)


Abu Hurairah menceritakan bahwa Rasululah saw. bersabda dalam sebuah hadis Qudsi. Allah berfirman, "Setiap kebaikan yang dilakukan anak Adam Aku balas sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali ibadah puasa. Puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah benteng, oleh sebab itu, siapa ynag berpuasa, maka jangan mengucapkan kata-kata yang tidak bermanfaat dan jangan pula membodoh-bodohi orang lain, jika ada orang lain yang mencaci atau menyakitinya, maka hendaklah dia  mengatakan " sesungguhnya aku sedang berpuasa, sesungguhnya aku sedang berpuasa." (HR Ibnu Hibban)
Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah saw. bersabda, "Siapa yang berbuka sehari saja pada siang hari di bulan Romadhon tanpa alasan yang dibolehkan agama atau tidak pula karena sakit, maka puasa setahun (setelah itu sebagai penggantinya) tidak akan dapat menggantikannya walaupun dia akan melakukan puasa sepanjang tahun."


Tambahan :

Abu Qatadah al- Anshori menceritakan, bahwa Rasulullah saw. pernah ditanya  tentang puasa hari senin dan kamis, maka dia bersabda, "Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu pula al-Quran diturunkan kepadaku" (HR Muslim).
Abu Hurairah menceritakan, Rasulullah saw. bersabda,"Pada hari senin dan kamis pintu surga dibuka, maka pada hari itu dosa orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah akan diampuni, selain dua orang yang saling bermusuhan. Allah berfirman, "Kembalikanlah dua orang ini hingga mereka saling memaafkan dan berdamai."  (HR at-Tirmidzi)
Abu Hurairah menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Pada hari senin dan kamis segala amal yang dikerjakan akan diangkat, oleh sebab itu aku lebih mencintai bila amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa" (HR at-Tirmidzi) .


__Allahumma Bariklana fi Rojaba wa Sya'bana wa Balighna ila Romadhona__

Walhamdulillahi Robbil 'alamin,,,,,





Senin, 18 April 2011

Batu Yang Menangis

     
     Kisah ini saya peroleh dari muzakaroh yang saya ikuti setiap hari minggu pagi di kediaman seorang tuan guru yang ada di daerah tempat saya tinggal. Kebetulan yang dibahas dalam pertemuan itu masih seputar bab tobat. Dalam pengajian itu sang penceramah (tuan guru) bercerita: "Suatu hari berkunjunglah Rasulullah saw. ke rumah anaknya Fatimah az-Zahra rha. Pada waktu itu beliau mendapati bahwa putri kesayangannya itu sedang menggiling gandum dengan penggilingan yang terbuat dari batu sambil menangis. Rasulullah saw. bertanya, 'Apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fatimah?,. Fatimah pun menjelaakan kenapa ia menangis, ternyata ia menangis lantaran pekerjaan rumah tangganya yang begitu berat baginya karena terkadang ia lakukan itu semua sambil menggendong anaknya. Lalu Fatimah meminta kepada Rasulullah saw untuk mencarikannya seorang pembantu tapi beliau saw tidak dapat memenuhinya karena keadaan ekonomi mereka yang tidak cukup untuk menggaji pembantu tersebut. Merasa kasihan kepada anaknya kemudian Rasulullah saw. berdiri dan mengambil gandum itu dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan di letakkannya pada penggilingan itu, seraya mengucapkan kalimat basmalah batu itu pun berputar dengan sendirinya dengan izin Allah swt. sampai gandum-gandum tersebut habis tergiling. Melihat penggilingan itu berputar terus tanpa henti, Beliau pun menyuruh penggilingan itu untuk berhenti sehingga batu itupun berhenti berputar.
     Lalu Rasulullah saw. bertanya kepada batu itu, "mengapa kamu berputar terus padahal aku tidak menyuruhmu?". Atas izin Allah swt. yang berkuasa menjadikan segala sesuatu bertutur kata, maka batu tersebut menjawab, "Sesungguhnya aku tidak pernah berhenti menangis sejak aku mendengar ayat dalam kitab Allah yang berbunyi,

"hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan."
Maka hamba takut, kalau kelak hamba menjadi batu yang menjadi bahan bakar neraka". Rasulullah saw. kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu," Bergembiralah karena engkau adalah salah satu batu mahligai Fatimah az_Zahra di dalam syurga." Maka bergembiralah batu penggilingan itu mendengar berita itu kemudian diamlh ia.
   
     Mendengar ceramah itu saya pun tertunduk sejenak untuk introspeksi diri. Tak terasa air mata keluar tetapi saya berusaha menahannya karena malu dilihat oleh jamaah yang ada di samping kiri kanan. Saya pun menoleh ke arah sang penceramah dan ternyata mata beliau pun terlihat berkaca-kaca.

Lalu pertanyaan untuk kita :
Apakah kita pernah bertanya kepada diri kita, apakah kita termasuk salah satu dari manusia yang akan dijadikan bahan bakar neraka (Semoga Allah merahmati kita semua). Atau adakah rasa takut di hati kita seperti rasa takut yang dimiliki batu yang menangis tersebut, padahal ia adalah batu yang tidak memiliki mata, telinga, lidah, kaki, tangan, dan hati. Sedangkan kita adalah manusia yang memiliki semuanya,  dan di hadapan Allah swt semuanya akan dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang dikerjakan dengannya.

Senin, 04 April 2011

Cantik dengan Jilbab

     Kalau ada orang yang bertanya kepada saya' "Apa yang kamu pikirkan kalau kamu bertemu dengan wanita yang memakai jilbab?"     saya akan menawab'  "Subhanalloh, masya Alloh walhamdulillah,  dan semoga Allah merahmatinya,  mereka sangat cantik, mereka anggun, mereka smart, dan mereka terlihat bersih"     
     Itulah sebagian kecil kata-kata yang akan saya keluarkan sebagai jawaban dari pertanyaan tersebut. dan mungkin itu bisa mewakili sebagian besar pendapat kaum adam,  bagaimana tidak?  wanita  yang memakai jilbab memang terlihat demikian adanya.  sepintas saja mereka yang memakai jilbab sudah terlihat menarik pandangan, apa lagi dilihat lebih lama (sssssssssssssssstt....).  Dari segi fashion pun mereka yang berkecimpung di bidang ini berpendapat bahwa jilbab yang dikenakan oleh seseorang mampu membuat ukuran wajah mereka terlihat  lebih proporsional, tidak terlalu besar maupun tak terlalu kecil. Selain itu juga jilbab mampu membuat kulit wajah terlihat lebih bersih karena  warna jilbab yang dikenakan dapat disesuaikan dengan warna kulit wajah  apa lagi kalau ditambah dengan senyuman,    Superbeautyfull dech....  
     Dari segi kesehatan pun sangat membantu mereka yang memiliki rambut yang sensitiv dengan sinar matahari sehingga terlindung dari teriknya..  begitu juga dengan kulit wajah,  jibab yang memiliki ujung lebih panjang dapat sedikit melindunginya.
     Foto-foto berikut mungkin dapat dijadikan sedikit bukti bahwa mereka yang memakai jilbab terlihat lebih cantik, lebih anggun, lebih bersih dan lebih fresh..

Mereka terlihat lebih cantik, anggun dan bersih:














Mahasiswi dan pelajar yang memakai jilbab terlihat lebih cantik dan percaya diri









Boneka berjilbab pun terlihat cantik dan lucu




 Si Kecil pun terlihat semakin menggemaskandengan jilbabnya






Ibu-ibu pun terlihat tetap cantik dengan jilbabnya
 








jadi,,  rugi bangt  kalo nggak pake jilbab  bahkan rugi dunia akhirat
makanya mari ajak teman, saudari, adik, kakak, ibu, dan pacarnya untuk memakai jilbab
dan bagi yang sudah memakai jilbab,   tetap istiqomah ya.....




Rabu, 30 Maret 2011

Zikir yang Bernilai Lebih Banyak

     Ibnu 'Abbas menceritakan dari Juwairiyyah bahwa Nabi saw. keluar meninggalkannya untuk menunaikan sholat subuh, sementara dia (Juwairiyyah) tetap pada tempat sholatnya. Kemudian Rasulullah kembali pulang setelah melakukan sholat dhuha, dan Juwairiyyah masih duduk di tempat sholatnya.    Rasulullah saw. bertanya, "Apakah kamu masih duduk seperti aku tinggalkan tadi?"
       "Ya."
     Nabi saw bersabda," Aku benar-benar sudah membaca empat macam kalimat sebanyak tiga kali, jika ditimbang dengan apa yang kamu baca semenjak kamu aku tinggalkan tadi, niscaya apa yang aku baca jauh lebih berat, yaitu;

"subhaanalaahi wa bihamdihi  'Adadakholkihi waridhoo nafsihi wazinata 'arsyihi wamidadaa kalimaatihi"

Maha suci allah dan dengan memuji-Nya, sbanyak makhluk-Nya, sebanyak keridhoan-Nya kepada diri-Nya, seberat Arsy-Nya dan sebanyak kalimat-kalimat-Nya.  (HR Muslim)

Rabu, 16 Maret 2011

Bagian untuk Allah dan Bagian untuk Hamba

As-Shalat

Surat al-Fatihah mempunyai beberapa nama lain. sebagaimana disebutkan di dalam sebuah hadits qudsi, bahwa Allah Ta'ala telah menamai surat ini dengan nama "as-Shalat". Diriwayatkan oleh imam at-Tirmidzi dan an-Nasa-i dan lainnya, dari Abi Hurairah  ra., dari Rasulullah saw., bahwasanya beliau bersabda, "Allah Ta'ala berfirman: "Aku membagi as-Shalat (al-Fatihah) antara Aku dan hamba-Ku  dalam dua bagian. Setengahnya untuk-Ku dan setengahnya lagi untuk hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku, apa saja yang ia minta."
      Rasulullah saw. melanjutkan, "(Allah Ta'ala berfirman): bacalah oleh kalian!, Maka sang hamba membaca, (Alhamdulillahi robbil'alamin)' segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.' Allah pun berfirman, 'Hambak-Ku telah memuji-Ku.' maka sang hamba membaca, (Arrohmanirrohim) ' Alllah Mahapengasih lagi Mahapenyayang'. Allah pun berfirman: 'Hamba-Ku telah menyanjungku.' dan pada saat sang hamba membaca, (maliki yaumiddin) 'yang enguasai hari pembalasan'. Allah pun berfirman: Hamba-Ku telah mengagungkan Aku., Pada saat sang hamba membaca Iyyaka na'budu wa Iyyaka nas ta'in) 'Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan,' Maka Allah pun berfirman: ' Ini adalah bagian antara Aku dan Hamba-Ku. Dan bagi Hamba-Ku apa yang ia minta.'  maka ia membaca, (ihdinashshirotolmustaqim{6} Shirotolladzina an'amta 'alaihim goiril maghdhu bi'alaihim waladhdhollin) ' Tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk atas mereka. Bukan (jalan) mereka yangEngkau murkai dan bukan ( pula jalan) mereka yng sesat.'    Allah pun berfirman: 'Ini semua adalah untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta.